Cara Menulis Abstrak Penelitian yang Benar dan Menarik
Abstrak adalah ringkasan singkat namun lengkap dari seluruh isi karya tulis ilmiah. Keberadaan abstrak sangat penting karena sering kali menjadi hal pertama yang dibaca oleh pembaca, bahkan menjadi satu-satunya bagian yang dapat diakses secara terbuka di berbagai pangkalan data penelitian. Abstrak yang baik mampu memberikan gambaran yang jelas, akurat, dan cukup meyakinkan bagi pembaca untuk memutuskan apakah perlu membaca karya tulis tersebut secara keseluruhan atau tidak. Meskipun letaknya berada di bagian paling depan, penulisan abstrak sebaiknya dilakukan setelah seluruh isi karya tulis selesai disusun. Hal ini agar semua informasi yang dimuat di dalamnya benar-benar mencerminkan isi keseluruhan tulisan secara utuh dan akurat.
Fungsi dan Tujuan Abstrak
Secara umum, abstrak memiliki beberapa fungsi utama. Pertama, memberikan gambaran singkat kepada pembaca tentang isi penelitian tanpa harus membaca keseluruhan dokumen. Kedua, membantu pembaca menemukan karya tulis tersebut di antara banyaknya karya tulis lain yang tersedia di berbagai sumber informasi. Ketiga, menjadi dasar bagi peneliti lain untuk menentukan apakah penelitian tersebut relevan dengan topik yang sedang mereka pelajari. Keempat, memudahkan penyusunan indeks dan pangkalan data penelitian sehingga karya tulis dapat ditemukan dengan lebih cepat dan tepat. Oleh karena itu, abstrak bukan sekadar ringkasan biasa, melainkan bagian penting yang mewakili seluruh isi karya tulis secara keseluruhan.
Panjang dan Struktur Abstrak
Panjang abstrak umumnya berkisar antara 150 hingga 250 kata, dan ditulis dalam satu paragraf yang padat serta terstruktur. Meskipun singkat, abstrak harus mencakup empat unsur utama yang saling berkaitan. Unsur pertama adalah latar belakang dan tujuan penelitian, yang menjelaskan mengapa penelitian dilakukan dan apa yang ingin dicapai dari penelitian tersebut. Unsur kedua adalah metode penelitian, yang menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan, termasuk jenis penelitian, cara pengambilan data, dan teknik analisis yang digunakan. Unsur ketiga adalah hasil penelitian, yang berisi temuan utama yang diperoleh selama penelitian berlangsung, disajikan secara langsung dan jelas tanpa penjelasan yang berlebihan. Unsur keempat adalah kesimpulan dan saran singkat, yang menjelaskan makna dari hasil penelitian serta implikasinya terhadap bidang ilmu yang diteliti. Keempat unsur ini harus ada secara seimbang, tidak boleh ada yang terlalu panjang atau terlalu pendek dibandingkan unsur lainnya.
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menulis Abstrak
Bahasa yang digunakan dalam abstrak harus singkat, padat, dan jelas. Hindari penggunaan kalimat yang berbelit-belit, penjelasan yang terlalu mendalam, atau kutipan dari sumber lain. Abstrak seharusnya ditulis dengan bahasa sendiri, menggambarkan apa yang dilakukan dan ditemukan dalam penelitian tersebut. Gunakan kalimat yang lengkap namun tidak berlebihan. Perhatikan juga penggunaan istilah teknis, pastikan istilah yang digunakan umum dikenal di bidang ilmu tersebut atau memiliki makna yang jelas. Jangan memuat informasi yang tidak ada di dalam isi karya tulis, dan jangan pula menghilangkan informasi penting yang ada di dalamnya. Konsistensi antara apa yang tertulis di abstrak dengan apa yang tertulis di dalam isi tulisan sangatlah penting.
Kata kunci juga perlu dituliskan tepat setelah paragraf abstrak selesai. Kata kunci berisi dua hingga lima istilah yang paling mewakili isi utama penelitian. Kata kunci ini berfungsi untuk memudahkan penemuan karya tulis tersebut ketika seseorang mencari dengan menggunakan istilah yang relevan. Pilihlah kata yang paling sering digunakan oleh orang lain ketika mencari topik yang sama, bukan istilah yang baru diciptakan atau jarang digunakan.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah menulis abstrak yang terlalu panjang atau sebaliknya terlalu pendek sehingga tidak cukup informasi yang disampaikan. Kesalahan lain adalah menuliskan latar belakang yang terlalu panjang namun hasil penelitiannya sedikit, sehingga pembaca tidak mengetahui apa yang sebenarnya ditemukan. Ada juga yang menuliskan informasi yang berbeda antara abstrak dengan isi tulisan, hal ini sangat disayangkan karena menimbulkan kebingungan dan mengurangi kepercayaan pembaca. Juga hindari penggunaan kalimat yang berupa harapan atau keinginan, karena abstrak harus berisi apa yang sudah dilakukan dan ditemukan, bukan apa yang diharapkan akan dilakukan. Semoga panduan ini membantu dalam menyusun abstrak yang baik, benar, dan menarik bagi pembaca.
Selain hal-hal yang telah dijelaskan, ada juga hal penting yang perlu diperhatikan yaitu penggunaan kata-kata kunci yang spesifik dan tepat. Kata kunci sebaiknya dipilih berdasarkan istilah yang umum digunakan dalam bidang ilmu terkait, bukan istilah yang bersifat lokal atau pribadi. Hal ini memungkinkan peneliti lain dari berbagai daerah untuk menemukan karya tulis tersebut saat mereka melakukan pencarian di pangkalan data ilmiah. Selain itu, urutan kata kunci juga perlu dipertimbangkan — letakkan istilah yang paling utama dan paling mencerminkan isi penelitian pada posisi pertama, diikuti istilah-istilah pendukung lainnya.
Perlu juga dipahami perbedaan antara abstrak dengan pendahuluan atau latar belakang masalah. Pendahuluan menjelaskan konteks yang lebih luas dan alasan mengapa penelitian perlu dilakukan, sedangkan abstrak mencakup keseluruhan bagian dari awal hingga akhir penelitian dalam bentuk yang sangat ringkas. Abstrak bukanlah pengganti pendahuluan, dan pendahuluan bukanlah pengganti abstrak. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan saling melengkapi. Banyak penulis pemula yang tertukar antara keduanya, sehingga abstrak yang dibuat hanya berisi latar belakang yang panjang tanpa menyebutkan metode, hasil, dan kesimpulan yang diperoleh.
Saat menulis abstrak, biasakan untuk membacanya berulang kali. Bacalah sekali untuk melihat kelengkapan informasi, bacalah lagi untuk memastikan kejelasan bahasa, dan bacalah sekali lagi untuk memeriksa ketepatan jumlah katanya. Jika memungkinkan, mintalah orang lain membacanya dan beri tanggapan: apakah mereka memahami apa yang dilakukan, bagaimana caranya, apa hasilnya, dan apa kesimpulannya hanya dengan membaca abstrak saja? Jika jawabannya ya, maka abstrak tersebut sudah berhasil disusun dengan baik. Semoga penjelasan tambahan ini semakin melengkapi artikel yang sedang disusun
Disusun Oleh:
Roszlandi
Tanggal:
Selasa, 13 Oktober 2026