Ekosistem Pantai

Ekosistem Pantai

Ekosistem Pantai
Ekosistem pantai adalah gabungan semua makhluk hidup di pantai. Mereka hidup bersama, saling berhubungan dengan alam sekitar. Dari hubungan itu mengalir tenaga dan terbentuk keseimbangan hidup
terjadinya aliran energi dan membentuk suatu struktur biotik yang jelas dan siklus materi diantara komposisi hidup (biotik) dan tak hidup (abiotik).
Seperti halnya dengan ekosistem lainnya, unsur – unsur ekosistem pantai dapat dikelompokkan dalam empat (4) komponen yaitu :
(1)       Komponen abiotik (seperti cahaya, unsur hara, air, sedimen dll);
(2)       Komponen produser (seperti fitoplankton, algae laut, lamun dan bakau);
(3)       Komponen konsumer (seperti karang, kerang, ikan, udang);
(4)       Komponen pengurai/dekomposer (seperti bakteri, jamur dan virus).
Keempat komponen ini akan saling berinteraksi secara timbal balik sebagai suatu sistem ekologi atau ekosistem sebagai tempat berlangsungnya proses – proses kehidupan.
Bebarapa ekosistem yang berkembang  diwilayah pantai seperti terumbu karang (corall reef), hutan bakau (mangrove), padang lamun (sea grass), muara sungai (estuari), pantai berpasir ( sandy beach), pantai berbatu (rocky beach) dan sebagainya. Tiga ekosistem pertama tersebut diatas yaitu ekosistem hutan 
Tiga ekosistem utama di pantai beriklim tropis adalah hutan bakau, padang lamun, dan terumbu karang. Hubungan ketiganya telah dikaji oleh Ogden dan Zieman pada tahun 1977.
Sumber: Ogden & Zieman (1977)
 
 
 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama